Pasien AS perlu makanan sehat anti radang

Jenis makanan dan minuman Anti Radang khusus pasien AS dan makanan pantangan dapat di baca pada buku AS jilid 2 Bab 19.

Perlunya Relasi yang Harmonis dengan Pasangan atau Anggota Keluarga lainnya

Hidup damai dan minim konflik akan membuat pasien AS lebih jarang mengalami rasa nyeri. Hidup sering bertengkar dan penuh konflik membuat tubuh menghasilkan hormon kortisol (hormon stress) yang memicu timbulnya stress dan menjadi jalan untuk AS menjadi kambuh dan bertambah nyeri.

Berolahraga yang Cukup dan Benar

Berenang, Senam AS, Yoga, Pilates, Bersepeda Statis, Jalan Kaki serta olahraga Low Impact lainnya merupakan olahraga yang baik bagi Pasien AS. Diskusikan dengan dokter yang merawat Anda.

Gaya Hidup Aktif Fisik dan Mental

Masalah utama dalam AS adalah rasa nyeri dan kekakuan tubuh. Gaya Hidup aktif secara fisik dan mental akan membantu tubuh dalam memerangi AS. Menjaga postur tubuh yang baik dan tegak akan membantu pasien AS hidup dengan pikiran lebih positif dan berkualitas.

Porsi Sayur Segar dan Buah Segar lebih banyak daripada Karbohidrat

Karbohidrat diperlukan untuk energi. Tapi menurut penelitian dr. Alan Ebringer, komposisi karbohidrat tinggi dalam diet akan memicu timbulnya peradangan yang lebih aktif. Karena karbohidrat merupakan makanan utama bakteri klebsiella yang merupakan salah satu dari banyak pemicu timbulnya peradangan dalam AS.

Tampilkan postingan dengan label Latihan Fisik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Latihan Fisik. Tampilkan semua postingan

Shaolin Temple, Taichi Master dan AS



2 Grandmaster dari Shaolin Temple (kiri-kanan):Shi DeRu (Shawn Xiangyang Liu) dan Shi DeYang (Shi WanFeng). Mereka adalah dua murid mendiang Grand Master dedengkot dari Shaolin Temple: Master Shi Suxi. [Photo Courtesy of Wikipedia.org]

Hubungan Latihan Tai Chi  dengan Ankylosing Spondylitis

Saya seorang penggemar film kungfu sejak puluhan tahun yang lalu. Salah satu film yang saya sukai adalah “Taichi Master”. Ternyata Tai chi memiliki hubungan dengan penyakit AS yang saya derita. 


Nah, apa hubungannya?

Tai Chi berasal dari seni bela diri Cina yang sudah dipraktekkan di seluruh dunia. Terdiri dari gerakan lembut mengalir yang santai dan lambat dalam ritme mereka.

Tai Chi telah berkembang lebih dari ratusan dan bahkan mungkin ribuan tahun sebagai latihan bagi tubuh, pikiran dan jiwa.

Ada banyak gaya Tai Chi dan yang utama disebut gaya Chen, Yang, Wu dan Sun. Gaya Sun cocok untuk orang dengan jenis peradangan arthritis seperti ankylosing spondylitis (AS).

Tai Chi tidak memerlukan biaya yang besar. Satu-satunya peralatan yang Anda butuhkan adalah beberapa pakaian longgar dan nyaman, serta sepatu datar atau sepatu training yang bersol lembut.

Tidak peduli pada usia berapa Anda mulai, Anda masih dapat mengembangkan keahlian Anda. Ketika keahlian Anda meningkat dari waktu ke waktu, Anda akan segera mulai menyadari bahwa Tai Chi bekerja pada berbagai tingkatan, baik fisik dan mental.

Ada juga sisi sosial sewaktu latihan. Sesi Tai Chi sering diajarkan dalam kelompok dan karena itu tidak bersifat kompetitif. Sifat dari latihan ini adalah sedemikian rupa sehingga menumbuhkan suasana yang ramah, mendukung dan santai. Anda juga bisa berlatih di dalam rumah atau di halaman.

Bukti penelitian secara umum menunjukkan bahwa orang yang melakukan suatu Program Tai Chi secara teratur menunjukkan perbaikan yang signifikan di berbagai bidang seperti keseimbangan, fleksibilitas, postur, kekuatan otot, kontrol pernapasan, fungsi jantung, kondisi mental dan bahkan aktivitas penyakit.

Penelitian ilmiah secara khusus bagi pasien AS menunjukkan bahwa Tai Chi memperbaiki skor BASDAI, jarak jari ke lantai (Finger to Floor Distance = FFD) dan mengurangi depresi.[i]

Hal ini membuat Tai Chi menjadi bentuk olahraga yang cukup ideal bagi pasien AS karena banyak orang dengan kondisi tersebut dilarang melakukan olahraga yang high impact.

Bagian rematologi, pusat rekreasi, klub kesehatan / gimnasium, pusat komunitas dan internet adalah tempat yang mungkin menawarkan informasi klub Tai Chi yang mungkin ada di dekat lokasi Anda. Namun, diskusikan selalu dengan anggota tim Meja Bundar Anda sebelumnya untuk memastikan itu adalah yang tepat untuk Anda.



[i] Eun-Nam Lee, Young-Hee Kim, Won Tae Chung, and Myeong Soo Lee, Tai Chi for Disease Activity and Flexibility in Patients with Ankylosing Spondylitis—A Controlled Clinical Trial, Evid Based Complement Alternat Med. 2008 December; 5(4): 457–462. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2586320/

9 Tips Postur Tubuh dan Berolahraga bagi Pasien Ankylosing Spondylitis

Model: Denny Hermawan Lompo (http://dennyhermawanlompo.blogspot.com)


Berolahraga mungkin hal terakhir yang Anda pikirkan ketika Anda terkena AS. Rasa nyeri, kekakuan dan ketidaknyamanan mungkin membuat Anda sulit untuk bergerak dan memaksakan diri Anda untuk tetap terus bergerak. Tapi Anda tahu tidak; bahwa sekali saja Anda memulai berolahraga dan menjadikannya sebagai bagian dari hidup Anda, maka sebenarnya semua gejala AS bisa menjadi lebih baik ?



Berikut disajikan 9 tips untuk memulai berolahraga dengan relatif lebih mudah:


1. Diskusikan dengan Dokter Anda
Pastikan bahwa kondisi Anda baik-baik saja sebelum memulai suatu program latihan fisik yang baru. Diskusikan dengan Dokter yang menangani atau Dokter Fisioterapi Anda untuk jenis latihan yang sesuai. Tanya Dokter Fisioterapi apa yang harus dilakukan dan mintalah dia memeriksa apakah gerakan yang Anda lakukan sudah benar.

2. Tentukan Waktu Khusus
Kenali tubuh Anda dan focus pada latihan yang memang sangat Anda perlukan apakah untuk memperkuat otot (strengthening) atau meregangkan otot (stretching). Kombinasi keduanya akan bermanfaat bagi Anda. Cobalah untuk melakukan latihan pada jam yang berbeda dalam satu hari dan temukan jam paling baik untuk tubuh Anda. 

3. Carilah suasana yang nyaman
Temukan suasana yang nyaman di sudut rumah Anda sehingga Anda dapat melakukan gerakan latihan. Misalnya menggunakan lantai berkarpet atau alas untuk latihan (exercise mat). Alas ini akan melindungi tulang belakang Anda. Kasur yang keras juga dapat membantu. Matras yang terlalu lembut tidak direkomendasikan, karena tidak akan menunjang tulang belakang dengan baik ketika Anda berlatih. 


4. Evaluasi Rasa Nyeri Anda
Ketika memulai program latihan, mungkin akan terasa sedikit ketidaknyamanan atau atau rasa nyeri. Itu hal biasa. Anda bisa mengatasi hal itu dengan melanjutkan sedikit-demi sedikit. Mulai dengan perlahan-lahan dengan repetisi yang rendah dan tambahkan secara bertahap setiap minggu. Jika rasa nyeri Anda meningkat setelah berlatih, ini tanda Anda terlalu memaksakan diri. Berikutnya, lakukan repetisi yang lebih sedikit.


5. Variasikan Latihan Anda 
Buatlah suatu program yang mengombinasikan latihan peregangan dan penguatan otot. Latihan penguatan otot akan membangun otot yang mendukung persendian Anda. Latihan penguatan otot akan memperbaiki gerakan dan flesibilitas dan mengurangi kekakuan. Jika Anda merasa nyeri di tulang belakang, latihan untuk peregangan dan meluruskan punggung akan membantu.


6. Cobalah berolahraga di dalam Air
Banyak pasien AS senang berlatih di dalam air. Jika Anda kesulitan untuk melakuan latihan dengan konsisten di atas lantai karena merasa tidak nyaman, cobalah berolahraga di dalam air. Anda mungkin akan menikmati berenang mengelilingi kolam atau mngikuti kelas aerobic dalam air. Cuma harus selalu diingat, jangan terlalu memaksakan diri.


7. Fokus pada Postur Tubuh Anda setiap hari
Selalu arahkan pikiran Anda Anda berdiri tegak setiap hari. Untuk memastikan postur tubuh Anda selalu dalam posisi tegak, jagalah kepala Anda tetap berdiri selalu di atas torso Anda. Tariklah dagu Anda sedikit ke belakang, sehingga parallel dengan lantai. Slealu tanamkan hal ini dalam pikiran ketika Anda duduk, berdiri, berjalan atau berlatih.


8. Gunakan Bantuan Tembok
Cobalah gerakan memperbaiki postur berikut: Berdiri dengan posisi punggung membelakangi dinding. Berjalan maju, sehingga tumit Anda berjarak kira-kira 10 cm dari dinding. Kemudian, pelan-pelan sandarkan tulang ekor dan bahu Anda menempel di dinding. Tahan 5 detik, lepaskan dan ulangi beberapa kali.


9. Menelungkupkan Tubuh di Lantai



Posisi tubuh menelungkup (Prone lying) akan membantu postur tubuh yang lebih baik. Menelungkup dengan muka menghadap ke bawah seperti di atas lantai berkarpet. Letakkan kepala Anda pada posisi yang nyaman. Dahi Anda ke bawah atau menoleh ke kiri atau ke kanan. Tahan posisi ini paling sedikit 1 menit. Lakukan sampai 20 menit setiap hari. Jika kepala Anda sebelumnya pada posisi menghadap kiri. Berikutnya, lakukan posisi menghadap kanan. Dan seterusnya.






9 Exercise and Posture Tips for Ankylosing Spondylitis




Exercise may be the last thing on your mind when you have ankylosing spondylitis (AS). Pain, stiffness, and discomfort can make it difficult to move around. But did you know that once you get started and make exercise a part of your daily life, it can actually improve your symptoms? Here are 9 tips to make exercise work for you.

1. Talk With Your Health Care Provider
Make sure you get the OK to exercise before starting a new program. Talk with your health care provider or physical therapist about what’s appropriate for you. Ask your health professional which exercises you should do, and ask him or her to check that you’re doing them right.

2. Find Time
Get to know your body and focus on the exercises you need most—whether that’s strengthening or stretching. You may benefit from a combination of the two. Try exercising at different times of the day to find the time that’s best for your body.

3. Get Comfortable
Find a soft spot where you can perform your workout, such as a carpeted floor or an exercise mat. These provide cushion and protection for your spine. A firm bed works, too. A mattress that’s too soft may not provide you enough support when you’re doing your exercises.

4. Assess Your Pain
When starting an exercise program, it’s normal to feel some discomfort or mild pain. But you can also overdo it. Start slowly with a low number of repetitions and work up to more week after week. If your pain increases after exercise, you may have pushed yourself too hard. Try fewer repetitions next time.

5. Vary Your Workouts
Create a program that combines strengthening and stretching exercises. Strengthening exercises build the muscles that support your joints. Stretching exercises improve movement and flexibility, and reduce stiffness. If you have pain in your spine, exercises that stretch and extend your back can help.

6. Hit the Water
Many people with AS enjoy exercising in water. If you’ve had trouble sticking to an exercise plan due to discomfort, see if water workouts feel better for you. You may enjoy swimming laps or taking a water aerobics class. Just be sure not to push yourself too hard.

7. Focus on Your Posture All Day
Think tall all day. To make sure your posture is in check, keep your head up so it’s directly over your torso. Pull your chin back slightly, so it’s parallel to the floor. Keep this in mind whether you’re sitting, standing, walking, or exercising.

8. Use the Wall
Try this posture-improving move: Stand with your back against a wall. Walk forward, so that your heels are about 4 inches away from the wall. Then, lean backward until your buttocks and shoulders are very lightly touching the wall. Hold for 5 seconds, release, and repeat.

9. Get on the Floor
"Prone lying" promotes healthy posture. Lie face down on a firm surface like a carpeted floor. Place your head in a comfortable position, either with your forehead straight down or turned to the left or right. Hold this position for at least a minute. Work up to 20 minutes a day. If your head is facing to the right or left, turn it the opposite way halfway through.




Video Ankylosing Spondylitis




Video Ankylosing Spondylitis



Latihan Fisik: Pilates

Pilates

Pilates (/ pɪlɑ ː teɪz /;  Jerman: [pila ː təs]) adalah sistem kebugaran fisik yang dikembangkan pada awal abad 20 oleh Joseph Pilates, dan populer di banyak negara, termasuk Jerman, Amerika Serikat dan Inggris. Pada tahun 2005, di Amerika Serikat saja sudah ada 11 juta orang berlatih disiplin secara teratur dan tersedia 14.000 instruktur.
Pilates adalah tindakan yang mengkondisikan tubuh secara rutin sehingga dapat membantu dalam membangun fleksibilitas, kekuatan otot, dan daya tahan pada kaki, perut, lengan, pinggul, dan punggung. Pilates memberikan penekanan pada keselarasan tulang belakang dan panggul, pernapasan, dan mengembangkan pusat atau inti yang kuat, dan meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.

Sumber: http://actsmartosteopathy.com.au/wp-content/uploads/2012/05/Mullumbimby-Pilates1.jpg

Sistem Pilates memberi kemungkinan untuk melakukan latihan yang berbeda dan dapat dimodifikasi untuk berbagai tingkat kesulitan. Mulai dari tingkat awal hingga tingkat mahir. Intensitas dapat ditingkatkan dari waktu ke waktu karena tubuh akan mengkondisikan diri dan menyesuaikan dengan setiap latihan yang dilakukan.[i]
Pilates meningkatkan kualitas otot, menyeimbangkan otot, mendukung postur tubuh yang benar, dan mengajarkan untuk bergerak dengan mudah dan aman.
Laporan dari Asian Journal of Sports and Medicine; ada sejumlah studi di Asia (Department of Physical Therapy, Faculty of Associated Medical Sciences, Chiangmay University) yang menunjukkan manfaat dari Pilates pada populasi rehabilitasi. 

Pilates secara ilmiah berguna untuk:
1.      meningkatkan keseimbangan,
2.      stabilisasi dan fleksibilitas lumbar,
3.      nyeri punggung bawah, dan
4.      disfungsi bagian bawah panggul.[ii]



[i] Mayo Clinic Staff (2012). "Pilates for Beginners: Explore the Core of Pilates". Pilates may sound intimidating, but it's an accessible way to build strength in your core muscles for better posture, balance and flexibility. Retrieved 30 Agustus 2013.  http://www.mayoclinic.com/health/pilates-for-beginners/MY01377

[ii] Sureeporn Phrompaet, MSc; Aatit Paungmali*, MPhty, PhD; Ubon Pirunsan, MPhty, PhD; Patraporn Sitilertpisan, MSc, PhD, Effects of Pilates Training on Lumbo-Pelvic Stability and Flexibility,    http://www.polestarpilates.com/pdf/83.pdf

STAND TALL Jilid -1

STAND TALL Jilid -1
Buku AS Bahasa Indonesia pertama di dunia. Untuk pemesanan buku POD-Print On Demand, silahkan hubungi penulis melalui menu header di sisi kanan atas situs ini.

PESAN BUKU STAND TALL ! JILID 1 DAN 2 DI TOKOPEDIA

STAND TALL Jilid- 2

STAND TALL Jilid- 2
Buku AS Bahasa Indonesia pertama di dunia. Untuk pemesanan buku POD-Print On Demand, silahkan hubungi penulis melalui menu header di sisi kanan atas situs ini.

BELI BUKU STAND TALL ! 1 SET DI BUKALAPAK.COM